“MALLAPPESSANG OLOK-KOLOK”: PERJUMPAAN ISLAM DAN TRADISI LOKAL DALAM MEMORI KOLEKTIF MASYARAKAT BUGIS

Authors

DOI:

https://doi.org/10.33652/handep.v7i1.523

Keywords:

local traditions, the encounter of Islam and tradition, collective memory, warding off evil, and mallappessang olok-kolok.

Abstract

This article presents the findings of a qualitative research study that delves into the collective memory of the Bugis community concerning the intersection of Islam and local traditions. Collecting data through observation, interviews, and document analysis, this study shows that the Mallappessang olok-kolok (Releasing animals) tradition has sparked controversy in the community. The study analyzed the oral storytelling-based community’s tradition narratively. Mallappessang olok-kolok constitutes a “tolok bala” tradition, a local ritual designed for averting disasters. The Bugis society practices it by releasing animals into the forest to hope for healing from an illness. Some view the practice as contrary to Islam’s continuity from animism and dynamism and its implementation as unreasonable. On the other hand, others consider the tradition adheres to Islamic teachings. Releasing animals into the forest to feed wild animals expresses human harmony with nature. The act is also viewed as bonding with ancestors, following ancestral guidelines, and fostering community unity as families, relatives, and neighbors actively participate in the ritual. The narrative of this different perspective then rolls into a discussion or dialogue between Islam and local culture, which then impacts the existence of respect for the presence of these traditions. The conversation between Islam and local culture is a sign of progress in the thought of Islamic society that accepts traditions as heritage and science impacting on strengthening human relations with nature.

References

Abdullah, M. Amin. 2012. “Lokalitas, Islamisitas dan Globalitas: Tafsir Falsafi dalam Pengembangan Pemikiran Peradaban Islam.” Kanz Philosophia: A Journal for Islamic Philosophy and Mysticism 2(2):329-46.

Abidin, M. Zainal. 2009. “Islam dan Tradisi Lokal Dalam Perspektif Multikulturalisme.” Millah: Jurnal Studi Agama: 297-309.

Afandi, Ahmad. 2018. “Kepercayaan Animisme-Dinamisme Serta Adaptasi Kebudayaan Hindu Budha dengan Kebudayaan Asli di Pulau Lombok-NTB.” Historis: Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Sejarah 1(1):1-9.

Ahmad, A. Kadir. 2019. “Islam Kultural di Sulawesi Selatan: Keselarasan Islam dan Budaya.” Pusaka Jurnal Khazanah Keagamaan 7(2):127- 40.

Amir, A. Muis. 2022. “Pattula’ Bala as a Discursive Tradition: The Recep tion of the Qur’an in the Muslim Bugis Community.” PUSAKA 10(1):1-19.

Anggraini, Fransiska. 2023. “Konsep Pluralisme Agama dalam Pandangan Abdurrahman Wahid dan John Hick.” Skripsi, Fakultas Ushuluddin, Institut Agama Islam Negeri Kediri, Kediri.

Asfar, I. Taufan. 2019. “Analisis Naratif, Analisis Konten, dan Analisis Semiotik (Penelitian Kualitatif).” Reseach Gate. Januari, 1-13.

Asroni, Ahmad. 2013. “Islam Puritan Vis a Vis Tradisi Lokal: Mene ropong Model Resolusi Konflik Majelis Tafsir Al-Qur’an dan Nahdlatul Ulama di Kabupaten Purworejo.” Conference Proceedings Anual International Conference on Islamic Studies (AICIS XII): 2666-2680. Surabaya, 5-8 November 2012: IAIN Sunan Ampel.

Azizah, Faras Puji. 2023. “Tradisi Animisme dan Dinamisme dalam Masyarakat Tigo Luhah Tanah Sekudung.” Majalah Ilmiah Tabuah: Talimat, Budaya, Agama dan Humaniora 27(1):8-15.

Baharun, Hasan, Ulum, M. Bahrul, dan Azhari, Ainun Najib. 2018. “Nilai Nilai Pendidikan Islam dalam Tradisi Ngejot: Konsep Edukasi dalam Membangun Keharmonisan dan Kerukunan Antarumat Ber agama Berbasis Kearifan Lokal.” Fenomena 10(1):1-26.

Bahtiar, L., Ayub Mursalin, dan Masburiah. 2008. “Ritual Mandi Safar: Akulturasi Islam dan Tradisi Lokal: Studi Kasus di Desa Air Hitam Laut Kecamatan Sadu Kabupaten Tanjung Jabung Timur.” Kontekstualita: Jurnal Penelitian Sosial Keagamaan 23(2):84-109.

Buhori. 2017. “Islam dan Tradisi Lokal di Nusantara (Telaah Kritis Terhadap Tradisi Pelet Betteng pada Masyarakat Madura dalam Perspektif Hukum Islam).” Al Maslahah Jurnal Ilmu Syariah 13(2):229-46.

Chadziq, Achamad Lubabul. 2019. “Istihsan dan Implementasinya dalam Penetapan Hukum Islam.” MIYAH: Jurnal Studi Islam 15(2):337-48.

Dzofir, Mohammad. 2017. “Agama dan Tradisi Lokal (Studi Atas Pemaknaan Tradisi Rebo Wekasandi Desa Jepang, Mejobo, Kudus).” IJTIMAIYA: Journal of Social Science Teaching 1(1):112- 28.

Erll, Astrid, Ansgar Nünning, A., & Sara B. Young, E. 2008. Cultural Memory Studies: An International and Interdisciplinary Handbook, Media and Cultural Memory; Medien Und Kulturelle Erinnerung. Walter de Gruyter.

Fakhriati, F., Nasri, D., Mu’jizah, M., Supriatin, Y. M., Supriadi, A., Musfeptial, M., & Kustini, K. 2023. “Making Peace with Disaster: a Study of Earthquake Disaster Communication Through Manuscripts and Oral Traditions.” Progress in Disaster Science, 18(2023) 100287:1-8.

Farida, U. 2015. “Islam Pribumi dan Islam Puritan: Ikhtiar Menemukan Wajah Islam Indonesia Berdasar Proses Dialektika Pemeluknya dengan Tradisi Lokal.” Fikrah, 3(1):141-56.

Halbwachs, M. 1992. On Collective Memory. New York: University Of Chicago Press.

Hallam, Elizabeth, Brian Street. 2013. Cultural encounters: Representing Otherness. London: Routledge.

Hamdi, A. Z. 2005. Islam Lokal: Ruang Perjumpaan Universalitas dan Lokalitas. Ulumuna, 9(1):104-23

Hasan, M. A., Nor, D. R. 2018. Persentuhan Islam dan Budaya Lokal (Mengurai Khazanah Tradisi Masyarakat Popular). Pamekasan: Duta Media Publishing.

Hasan, R. 2012. “Kepercayaan Animisme dan Dinamisme dalam Masyarakat Islam Aceh.” MIQOT: Jurnal Ilmu-Ilmu Keislaman 36(2): 282-98.

Hasan, Ridwan. Muhammad. 2023. Animisme dan Dinamisme dalam Masyarakat Aceh. Banda Aceh: UIN Ar-Raniry Banda Aceh.

Ichsan Azis, Muhammad N., Muhammad Amir, Muh. Subair, Syamsurijal, Abdul Asis, dan Muhammad I. Syuhudi. 2023. “Religion and Identity Polarisation: a Slight Note From The Frontier Region.” HTS Teologiese Studies/ Theological Studies, 79(12):7.

Tijani, Ach, Mulyadi. 2018. “Gender dalam Perbincangan Islam dan Tradisi Lokal: Studi Penelusuran Karakteristik Wacana Gender di Indonesia.” Raheema: Jurnal Studi Gender dan Anak , 5(2): 207-16.

Kaltsum, Lilik Ummi, Dasrizal, M. Najib Tsauri. 2022. “Kepercayaan Animisme dan Dinamisme dalam Masyarakat Muslim Nusa Tenggara Timur.” Jurnal Masyarakat dan Budaya 24(1): 15-34.

LoisChoFee, Addrianus Josef, Diaz Restu Darmawan. 2021. “Tradisi Tolak Bala Sebagai Adaptasi Masyarakat Dayak Desa Umin dalam Menghadapi Pandemi di Kabupaten Sintang.” Habitus: Jurnal Pendidikan, Sosiolog& Antropologi 5(1):53-68.

Luthfi, Khabibi Muhammad. 2016. “Islam Nusantara: Relasi Islam dan Budaya Lokal.” SHAHIH: Journal of Islamicate Multidisciplinary 1(1):1-12.

Maftukhin, M. 2017. “Reposisi Konsep Ketuhanan: Tanggapan Muhammad Iqbal dan Said Nursi Atas Perjumpaan Islam dan Sains.” Epistemé: Jurnal Pengembangan Ilmu Keislaman, 12(1):77-102.

Malli, Rusli. 2017. “Perjumpaan Tradisi Islam dalam Sarak Sebagai Unsur Pangngadakkan (Implementasi Nilai-Nilai Islam Melalui Kearifan Lokal).” TARBAWI: Jurnal Pendidikan Agama Islam 2(02):169-80.

Mutia, Ainun Nabila. 2023. Islam dan Kearifan Lokal Lampung (Studi Atas Nilai-Nilai Islam pada Tradisi Ngejalang Masyarakat Lampung Saibatin). Lampung: UIN Raden Intan Lampung.

Nurhikmah, N., Said, N. M., Malik, A., & Syam, M. T. 2021. “Adaptasi Dakwah dalam Tradisi Tolak Bala Masyarakat Kota Parepare (Adaptation of Da’wah in the Tradition of Tolak Bala in the Community of Parepare City).” Jurnal Dakwah Risalah 32(1):20- 39.

Nuruddin, S. 2018. “Islam dalam Tradisi Masyarakat Lokal di Sulawesi Selatan.” Mimikri 4(1):50-67.

Rasyid, M. R., Rubawati, E., Rosdiana, R., & Sudirman, S. 2023. “Pendidikan Agama Berbasis Budaya Lokal Papua Suku Kokoda di Maibo Kabupaten Sorong dalam Pengenalan Nilai-Nilai Agama pada Anak.” Al-Riwayah: Jurnal Kependidikan 15(1):100-26.

Rosyadi, I. (2012). “Maslahah Mursalah Sebagai Dalil Hukum.” Suhuf 24(1):14-25.

Saiin, A., Karuok, M. A., Hajazi, M. Z., dan Radiamoda, A. M. 2023. “Examining Malay Customary Marriage Law in the Malay Countries: An’Urf Perspective.” Al Qadha: Jurnal Hukum Islam Dan Perundang-Undangan 10(1):1-18.

Setiyani, W., Fikriyah, Z., dan Nasruddin, N. 2021. “Akulturasi Islam dan Tradisi Lokal Kosek Ponjen pada Upacara Pernikahan Masyarakat Osing.” Religious: Jurnal Studi Agama-Agama dan Lintas Budaya, 5(2):217-28.

Sinulingga, M. A., Qayyum, R. 2020. “Tinjauan Hukum Islam Terhadap Tradisi Maddoassalama pada Masyarakat Bugis di Desa Lalla tang, Kecamatan Dua Boccoe. Bone.” Shautuna: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Perbandingan Mazhab Dan Hukum 1(3):574-90.

Suliyati, T. 2018. “Bissu: Keisti mewaan Gender dalam Tradisi Bugis.” Endogami: Jurnal Ilmiah Kajian Antropologi 2(1):52-61.

Syamsurijal. 2016. “Islam Patuntung: Temu-Tengkar Islam dan Tradisi Lokal di Tanah Toa Kajang.” Al Qalam 20(2):171-78.

Syamsurijal, A., Pababari, M., Ramli, M., dan Halim, W. 2020. “Aji Ugi: Pergumulan Islam dengan Tradisi Lokal dan Gaya Hidup dalam Masyarakat Bugis.” Al-Qalam 26(1):19-38.

Syamsurijal, S. 2016. “Islam Patuntung: Temu-Tengkar Islam dan Tradisi Lokal di Tanah Toa Kajang.” Al Qalam 20(2):171–78.

Syukur, A., & Qodim, H. 2016. “Islam, Tradisi Lokal, dan Konservasi Alam: Studi Kasus di Kampung Dukuh Kabupaten Garut.” Kalam 10(1):141-68.

Taufik, M. 2016. “Harmoni Islam dan Budaya Lokal.” Jurnal Ilmiah Ilmu Ushuluddin 12(2):255–270.

Utami, Musdalifah. Widya. 2013. “Tari Sere Wara di Kabupaten Bone Sulawesi Selatan (Sebuah Kajian Gerak Tari yang Bersumber dari Ritual).” Skripsi, Fakultas Seni dan Desain, Universitas Negeri Makasar, Makasar.

Wahyu, R. 2022. “Konsep Ketuhanan Animisme dan Dinamisme: Animism, Dynamism.” Jurnal Penelitian Multidisiplin 1(2):97- 102.

Wawancara. NS. Bone, Mei 2023.

Wawancara. NB. Bone, Mei 2023.

Wawancara. UD. Bone, Mei 2023.

Wawancara. UC. Bone, Mei 2023.

Wekke, I. 2013. “Islam dan Adat: Tinjauan Akulturasi Budaya dan Agama dalam Masyarakat Bugis.” Analisis: Jurnal Studi Keislaman 13(1):27-56.

Yanti, F. 2013. “Pola Komunikasi Islam Terhadap Tradisi Heterodoks (Studi Kasus Tradisi Ruwatan).” Analisis: Jurnal Studi Keislaman 13(1):201- 20.

Zuhdi, M. H. 2014. “Islam Wetu Telu (Dialektika Hukum Islam dengan Tradisi Lokal).” Istinbath: Jurnal Hukum Islam 13(2):156-80.

Downloads

Published

2023-12-29

Issue

Section

Articles